Navigate / search

TKK Brando Rayakan Valentine di Yayasan St. Damian Cancar

Lembaga TKK Beata Maria Cristina Brando bersama peserta magang Prodi Pendidikan Guru PAUD mengadakan kunjungan dalam rangka hari valentine ke yayasan St. Damian Cancar pada Minggu (11/2/2018).

Kunjungan yang sedianya dilaksanakan pada 14  Februari 2018 dimajukan ke tanggal 11 Februari karena bertepatan dengan hari Rabu Abu yang merupakan hari penting bagi umat Katolik.

Pukul 07.15, rombongan TKK Brando berangkat menggunakan 3 mobil dan tiba di kapela yayasan St.Damian Cancar pada pukul 07.40. Pukul 08.00 perayaan Ekaristi dimulai, dipimpin oleh Pater Fabianus Hane Seran, SDV .

Melalui khotbah yang dibawakan, Pater Fabi (demikian beliau disapa) mengatakan, “Tuhan selalu peduli dalam situasi hidup kita, Tuhan pasti memampukan semua orang yang datang pada-Nya.”

Lebih lanjut disampaikan, “Sebagai perwujudan kepedulian pada sesama, kita diajak untuk mengunjungi orang yang sakit dan lemah. Orang sakit yang datang pada Yesus akan menemukan dan mendapatkan penyembuhan, keselamatan dan hidup baru”.

Paduan suara anak-anak TKK Brando mengiringi perayaan ekaristi dipimpin oleh Suster Maribel.

Pater Fabi mengungkapkan kegembiraan bisa bertemu saudara-saudari di St. Damian Cancar dan rombongan TKK Brando yang datang dengan ketulusan hati untuk membagi kasih dalam menyonsong hari kasih sayang , 14 Februari 2018.

Acara ramah tamah antara rombongan dan keluarga besar St. Damian diisi dengan tarian, disko dan fashion show yang dibawakan oleh anak-anak TKK Brando.

Ketua Yayasan St Damian Cancar, Sr. Franselin Isabela Sabu, SSPS mengatakan, “Saya sanggat bangga pada anak usia dini (AUD) yang sejak dini mengenal, mengasihi, dan berelasi dengan orang lain tanpa memandang kondisi fisik. AUD dapat melihat bagaimana kaum difabel saling melayani, maka baiklah kita pun saling melayani dan mengasihi”. Lebih lanjut beliau mengatakan, “Kalau tangan tidak berfungsi, maka kaki saya yang berfungsi, kalau kaki saya tidak berfungsi maka tangan saya yang berfungsi  dan bila semuanya tidak ada maka hati saya yang berfungsi’.

Sr. Franselin menjelaskan bahwa ada 172 orang anggota keluarga St. Damian, terdiri atas difabel yang bekerja, difabel yang dilayani, difabel yang belajar yang didampingi 8 suster.

Pada akhir acara, Kepala Sekolah TKK Brando, Sr.  Fernanda, secara simbolis menyerahkan bingkisan yang terkumpul dari kepedulian orang tua siswa. Harapannya semoga dengan kehadiran para siswa TKK Brando, orang tua danpara guru membawa semangat baru bagi keluarga St. Damian melalui canda dan tawa penuh keceriaan dan saling membagi kasih.

 

 

Peliput : Yuliana Elsa Wati (Mahasiswa Tingkat 4C Prodi PG PAUD)

Penulis : Ayu Anwar

Peserta Magang di TKK Brando Ikut dalam Persiapan Kunjungan ke St. Damian Cancar

Empat peserta magang 2  Prodi Pendidikan Guru PAUD STKIP St. Paulus Ruteng bersama para suster dan siswa TKK Beata Maria Cristina Brando pada Sabtu (10/2/2018) bertempat di teras sekolah tampak sibuk menyiapkan berbagai keperluan terkait kunjungan ke St. Damian Cancar.

Semuanya terlihat antusias dalam menyiapkan Sembilan Bahan Pokok (sembako) yang menjadi bingkisan dari lembaga TKK Beata Maria Cristina Brando. Sembako tersebut merupakan hasil sumbangan dari orang tua siswa dan para suster.

Peserta magang dan para suster mengepak dengan rapi bahan-bahan sembako seperti beras, gula, minyak goreng sabun, tapal gigi, dan detergen.

Kunjungan dan pemberian sembako dilaksanakan dalam rangka menyambut hari kasih sayang yang dirayakan setiap tanggal 14 Februari.

Beberapa persiapan lain seperti paduan suara, tarian, dan beberapa acara lain sudah siap. Kunjungan ini selain diikuti peserta magang, para suster, dan para siswa juga diikuti oleh para orang tua siswa.

 

Peliput : Yuliana Elsa Wati   (Mahasiswa Tingkat 4C Prodi PG PAUD)

Penulis : Ayu Anwar

Senam Jocki-Jocki dan Pembuatan APE Jadi Salah Satu Kegiatan Mahasiswa Magang TK Negeri Borong

Mahasiswa magang 2 di TK Negeri Borong pada Jumat (9/2/2018) mengadakan senam serta gerak dan lagu  Jocki-Jocki dan Baad Boop untuk melatih motorik halus dan kasar anak.

Melalui senam anak menjadi tergugah semangatnya sehingga bisa mengikuti kegiatan selanjutnya dengan semangat.

Selain senam, gerak dan lagu mahasiswa magang juga memberikan pelatihan membuat Alat Permainan Edukatif (APE) bagi guru-guru.

Kegiatan pembuatan APE dilaksanakan pada Sabtu (10/2/2018) di kantor sekolah TK Negeri Borong.

Beberapa APE yang dihasilkan berupa boneka manusia dari sendok plastik dan benang wol, ulat dari Compact Disk (CD) bekas, kupu-kupu dan bunga dari kertas origami serta boneka jari dari kain flanel.

Guru-guru mengaku sangat senang dan puas dengan kegiatan ini karena mereka memperoleh pengalaman baru.

 

Peliput  : Alfonsia Kartiniwati (Mahasiswa Tingkat 4A Prodi Pendidikan Guru PAUD)

Penulis  : Ayu Anwar

Pengelolaan Barang Bekas Menjadi Berbagai Bentuk Hewan Laut

Pengelolaan barang bekas menjadi berbagai bentuk hewan laut menjadi salah satu kegiatan mahasiswa magang 2 prodi PG PAUD di TK St. Arnoldus dan PAUD Pelita Harapan Waelengga pada Jumat (9/2/2018).

Kegiatan ini dilaksanakan di PAUD Pelita Harapan dan Mr. Rafael yang berasal dari Italia menjadi narasumber kegiatan tersebut.

Tujuan kegiatan ini yaitu menghimbau masyarakat agar tidak membuang sampah di sembarang tempat, menjadikan sampah sebagai sumber kreativitas, anak lebih mencintai lingkungan, mendaur ulang sampah plastik menjadi media pembelajaran dan alat peraga, serta menjadikan sampah sebagai teman bukan musuh.

Melalui kegiatan ini, para guru, siswa dan peserta magang memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam mengelola barang bekas menjadi ikan dan cumi-cumi.

Seluruh peserta magang sangat bersyukur dengan kedatangan Mr. Rafael yang telah berbagi ilmu dan pengetahuan yang sangat bermanfaat.

 

 

Peliput            : Mahasiswa Magang 2 di PAUD Pelita Harapan Waelengga

Penulis            : Ayu Anwar

 

Foto-Foto:

Mahasiswa Magang 2 Perkenalkan Gerak dan Lagu Coki-Coki di TK Negeri Pembina Borong

Mahasiswa magang 2 di TK Negeri Pembina Borong yang berjumlah 6 orang beserta para guru dan anak-anak PAUD pada Jumat (9/2/2018) melaksanakan senam choki-choki di halaman sekolah.

Kegiatan ini direncanakan dilaksanakan pada setiap hari Jumat selama pelaksanaan magang 2 berlangsung tepatnya pada bulan Februari sampai bulan Maret 2018.

Gerakan coki-coki dipilih dengan alasan dapat menstimulasi semua aspek perkembangan anak.

Kegiatan ini berjalan dengan baik dan disambut baik pula oleh pihak sekolah. Para guru menyampaikan bahwa gerak dan lagu coki-coki harus dikuasai agar dapat melatih anak-anak dan menstimulasi perkembangan mereka dengan baik.

 

Peliput dan Penulis: Mahasiswa Magang 2 di TK Negeri Pembina Borong

Foto.

Descargar musica