Navigate / search

BELAJAR BERKURBAN

TK Ade Irma Labuan yang merupakan salah satu lembaga pendidikan anak usia dini yang berada di bawah naungan Yayasan Dian Yosefa Ruteng menyelenggarakan sejumlah kegiatan ekstrakurikuler. Salah satu kegiatan kerohanian yang dilaksanakan selama masa pra-Prapaskah adalah jalan salib bersama.  Para siswa TK Ade Irma dilibatkan dalam kegiatan jalan salib ini bertujuan untuk menanamkan iman katolik sejak dini khususnya tentang penderitaan Yesus Kristus.

Kegiatan jalan salib ini dilaksanakan pada setiap hari Jumat, Pukul 08.00 WITA yang bertempat di Kapela Biara Susteran SSpS. Kegiatan jalan salib ini dimulai sejak  hari Jumat tanggal 23 Februari 2018 sampai pada hari Raya Jumat Agung, 30 Maret 2018.  Atas dasar itulah, TK Ade Irma tidak melaksanakan kegiatan pembelajaran pada setiap hari Jumat selama masa pra-Paskah.  Kegiatan jalan salib ini melibatkan semua pihak sekolah yaitu Kepala sekolah, Bapak/Ibu guru, pegawai tata usaha dan siswa-siswi TK. Ade Irma.  Para siswa TK Ade Irma, khususnya kelompok siswa A1 dan A2, Kelompok B1 dan B6 mendapat tugas untuk memperlancar kegiatan jalan salib ini. Para siswa ini didampingi para Guru kelas bertugas membawa lilin jalan salib, membawa Salib Yesus, dan memimpin lagu. Kegiatan Jalan Salib untuk mengenang sengsara dan wafat Tuhan Yesus ini dilaksanakan pada setiap hari Jumat selama masa pra-Paskah. Mahasiswa program magang 2 Program Studi Pendidikan Guru PAUD STKIP Santu Paulus Ruteng dipercayai untuk memfasilitasi anak-anak TK Ade Irma supaya terlibat dalam prosesi jalan salib ini. Dengan kegiatan ini, anak-anak TK Ade Irma belajar berkurban seperti Yesus. Salah seorang anak TK Ade Irma mengungkapkan bahwa dengan mengikuti jalan salib saya mau belajar berkurban, berbagi kasih tanpa batas melalui penderitaan Yesus Kristus. Selain itu, salah seorang guru TK Ade Irma mengungkapkan bahwa melibatkan para guru dan  siswa TK dalam kegiatan jalan salib ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat atau niat untuk berdoa, bertobat, bermatiraga dan melakukan karya belas kasihan. Dengan itu, kita mempersiapkan diri untuk menyambut perayaan Paskah. Masa pra-Paskah juga merupakan masa untuk mempersiapkan diri supaya sungguh-sungguh mempunyai niat dan usaha supaya lebih mengasihi sesama dan tidak lagi menyakiti hati sesama. Masa prapaskah juga merupakan masa untuk memulai hidup secara baru, tandas Suster Diana, SSpS.  Salah seorang guru TK Ade Irma menjelaskan bahwa kegiatan jalan salib pada setiap hari Jumat di masa prapaska ini bertujuan untuk (1) memperkenalkan kepada anak-anak TK Ade Irma bahwa Yesus sebagai teladan hidup yang bisa mengarahkan hidup kita supaya  lebih baik; (2) mengajarkan para siswa TK Ade Irma bahwa melalui jalan salib anak-anak dituntun untuk menghayati sehari-hari secara benar prihal mencintai orang tua dan semua orang yang ada di sekitar kehidupan anak-anak. (3) mengajarkan para siswa TK Ade Irma agar mau bertobat dan berjanji untuk tidak melawan perintah orang tua, tidak memukul teman dan hal lainya terkait kehidupan anak sehari-hari. (4) memberi gambaran kepada anak tentang pengurbanan Yesus Kristus, penderitaan Yesus Kristus dan Kebangkitan Yesus Kristus. (5) mengajarkan kepada anak untuk belajar mengasihi sesama.

Setelah kegiatan jalan salib, para siswa TK diberi kesempatan untuk melatih alat musik musik pianika dan alat musik mersing. Kegiatan latihan ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada para siswa tentang not dan bunyi not. Siswa TK yang terlibat dalam latihan musik ini dipilih dan dilatih secara khusus oleh bapa dan ibu guru TK. Ade Irma. Para siswa ini dipersiapkan secara khusus untuk perayaan Hardiknas pada  2 Mei 2018.

Penulis : Susana Susanti Jelita

Editor : Stephanus T. Rahmat

Descargar musica