Navigate / search

MEMBANGUN DESA LEWAT PROGRAM PKM

Salah satu program yang harus dikerjakan para mahasiswa peserta KKN kolaboratif 2018 adalah melaksanakan PkM yang khas tempat sasaran KKN. Atas dasar itulah, maka para mahasiswa peserta KKN di Desa Paralando, tepatnya di Kampung Baru melaksanakan kegiatan PKM, yaitu “Penanaman Pohon Mengge dan Pohon Mente Dengan Menggunakan Bahan Dasar Pampers (Popok Bayi)” kegiatan ini bertujuan “Melatih Masyarakat Desa Paralando, untuk melihat sekaligus mengetahui bagaimana cara menanam pohon mengge dan mente dengan menggunakan bahan dasar Pampers (Popok Bayi)”. Kampung Baru dipilih karena masyarakat Kampung Baru sangat membutuhkan pohon mengge tersebut karena  pohon mengge bisa menghasilkan  kursi, meja, lemari dan dinding rumah, kedua Kampung Baru mempunyai penghasilan pohon mente yang terbesar di Desa Paralando. Oleh karena itu, pada Hari Selasa, Tanggal 14- ari Rabu tanggal 15 Agustus 2018, para mahasiswa peserta KKN di Desa Paralando melaksanakan kegiatan PKM ini.  Selengkapnya

MEMBANGUN PAGAR PENGAMAN DI SEKELILING RUMAH ADAT LEMARANG

Lemarang, Mahasiswa KKN STKIP Santu Paulus Ruteng, melaksanakan PkM Tanggal 23 Agustus 2018. Salah satu program yang dilakukan mahasiswa KKN integratif 2018 adalah melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bersama masyarakat di tempat KKN. Kegiatan ini menjadi salah bentuk perhatian mahasiswa terhadap masyarakat setempat. Kegiatan ini dilakukan karena ada satu kenyataan di Kampung Lemarang bahwa hewan piaraan seperti kambing tidak terurus dengan baik, sehingga terkadang berkeliaran di sekitar rumah penduduk termasuk di sekitar rumah adat Lemarang. Realitas ini tentu sangat menganggu kebersihan kampong karena kotoran kambing di temukan di mana-mana. Mahasiswa peserta KKN  bersama masyarakat Dusun Lemarang melakukan sebuah PkM dengan membangun pagar pengaman di sekeliling rumah adat Dusun Lemarang. Selengkapnya

Mahasiswa Prodi Pendidikan Guru PAUD STKIP St. Paulus Ruteng Mengikuti Yudisium Semester Genap 2017/2018

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru PAUD (Prodi PG PAUD) mengikuti yudisium semester genap 2017/2018 di aula missio STKIP St. Paulus Ruteng pada Sabtu (30/6/2018). Ketua Prodi PG PAUD dan staf pengajar juga tampak pada kesempatan tersebut. Acara dibuka oleh Ketua Prodi PG PAUD, Rm. Stephanus Turibius Rahmat, S.Fil., M.Pd.

Romo Stef Rahmat dalam kesempatan tersebut mengumumkan mahasiswa yang meraih juara umum. Perolehan IP tertinggi atau yang meraih juara I umum di tingkat prodi diraih oleh Yuliana J. K. Sawang dengan IP akhir 3,84, juara II diraih oleh Melania M. Kongen dengan IP akhir 3,81. Keduanya merupakan mahasiswa tingkat 2A, sedangkan  juara III diraih oleh Mersi L. Pongkiding mahasiswa tingkat 3C dengan IP 3,74.

Selain mengumumkan mahasiswa yang meraih juara umum, beliau juga menyampaikan agar mahasiswa berjuang lebih serius, lebih aktif dalam kegiatan akademik dan ekstrakurikuler. Para dosen khususnya para Pendamping Akademik (PA) diharapkan dapat memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar memperoleh prestasi akademik dan nonakademik yang lebih baik pada semester-semester selanjutnya.

Sebagai penutup, Rm. Stef mengundang mahasiswa yang meraih juara umum untuk menerima sertifikat penghargaan. Para juara juga mendapatkan kesempatan untuk mengabadikan momen istimewa tersebut dengan berfoto bersama Ketua Prodi dan para dosen Pendidikan Guru PAUD. Selanjutnya, yudisium kelas dilanjutkan oleh masing-masing PA di ruangan yang telah ditentukan.

 

 

Penulis  : Ayu Anwar

Foto-Foto:


Para Mahasiswa Mengikuti Yudisium 

Yudisium Mahasiswa Angkatan Pertama Prodi PG PAUD, Antonia A. Daman Raih Cumlaude dengan IP 3,85

Mahasiswa tingkat empat Program Studi Pendidikan Guru PAUD (Prodi PG PAUD) sejumlah 22 orang mengikuti yudisium di ruangan Van Bekum 1 STKIP St. Paulus Ruteng pada Sabtu (30/6/2018). Dihadiri Ketua Prodi PG PAUD dan para dosen serta pegawai. Acara dibuka oleh Ketua Prodi PG PAUD, Rm. Stephanus Turibius Rahmat, S.Fil., M.Pd.

Pada kesempatan tersebut, Romo Stef selaku Ketua Prodi PG PAUD mengucapkan selamat dan sukses kepada para mahasiswa yang berhasil menyelesaikan pendidikan tepat waktu. Romo Stef juga menyampaikan terima kasih karena sudah mempercayakan para dosen dan prodi PG PAUD sebagai tempat untuk menimba ilmu.

Sementara itu, perolehan IP tertinggi diraih oleh Antonia Anastasia Daman dengan IP 3,85 dan nilai skripsi A. Selain Daman, 5 mahasiswa lain juga meraih predikat cumlaude.  Dari 22 mahasiswa yang diyudisium, 6 meraih cumlaude, 14 sangat memuaskan dan 2 memuaskan. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Prodi PG PAUD.

“Kalian sudah berjuang semaksimal mungkin. Hari ini kalian boleh memetik hasil dari apa yang sudah kalian tanam selama berada di lembaga ini. Saya dan rekan-rekan dosen turut merasa bangga dengan prestasi kalian. Semoga ilmu dan pengalaman serta keterampilan yang kalian peroleh selama di sini, dapat kalian amalkan di manapun kalian berada,” demikian Romo Stef mengakhiri sambutannya.

“Terima kasih untuk Romo dan para dosen yang sudah setia dan sabar membimbing kami selama kami berada di lembaga ini. kami merasa bangga dan senang bisa menjadi bagian dari Prodi PG PAUD. Semoga kedisiplinan dan aturan serta kegiatan-kegiatan yang mendukung kreativitas mahasiswa tetap dipertahankan dengan baik. Kami sudah merasakan manfaatnya, meskipun awalnya kami sering menggerutu dan terkesan berat hati mengikuti aturan dan tata tertib di Prodi PG PAUD. Akhirnya, mewakili teman-teman, sekali lagi saya mengucapkan terima kasih dan permohonan maaf yang sebesar-besarnya untuk semua kesalahan yang pernah kami buat,” demikian yang disampaikan Daman ketika  didapuk untuk menyampaikan sapatah dua kata mewakili para mahasiswa.

Sebagai penutup, Rm. Stef mengundang 22 mahasiswa untuk mengabadikan momen istimewa tersebut dengan berfoto bersama Ketua Prodi dan para dosen serta pegawai  Prodi Pendidikan Guru PAUD.

 

Penulis  : Ayu Anwar

Foto-Foto

Perlombaan dalam Rangka Memperingati HAN: Momen untuk Memberikan Akar dan Sayap Bagi Anak-Anak Generasi Bangsa

Kegiatan Perlombaan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2018, yang diselenggarakan Prodi Pendidikan Guru PAUD (PG PAUD) diikuti oleh anak-anak PAUD (TK dan KB) beserta para guru se-kabupaten Manggarai dan dua sekolah dari Kabupaten Manggarai Timur. Kegiatan pembukaan dilaksanakan Kamis (24/5/2018), di Aula Missio STKIP Santu Paulus Ruteng mengangkat tema “Pendidikan Holistik Integratif di PAUD”.

Stephanus T. Rahmat, S.Fil.,M.Pd. selaku Ketua Prodi PG PAUD, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada para peserta lomba yang telah berkenan hadir memenuhi undangan.

“Anak lahir dengan banyak potensi, harapan untuk berhasil di kemudian hari.  Pendidikan menjadi jembatan penghubung anak dengan masa depannya. Pendidikan menjadi salah satu pembentuk fondasi bagi tumbuh dan berkembangnya seorang anak untuk memperoleh masa depan yang lebih baik,” demikian yang disampaikan Romo Stef dalam sambutannya.

Lebih lanjut beliau katakan, “tema kegiatan Pendidikan Holistik Integratif di PAUD mengandung makna bahwa pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama, terutama dalam menyiapkan anak menghadapi persaingan di era global yang sangat ketat, sehingga mereka memiliki kecerdasan, keterampilan dan produktivitas yang tinggi serta menguasai ilmu pengetahuan yang tinggi. Pendidikan harus bersifat proaktif, artinya berorientasi pada pembentukan kemampuan untuk mengatasi permasalahan yang lebih luas dan menjawab tantangan yang lebih kompleks di masa yang akan datang.”

Sambutan Ketua Prodi ditutup dengan mengutip pendapat Robert Ramsey: “Berikanlah anak-anak kita akar yang kuat untuk tumbuh dan sayap yang kokoh untuk terbang di kemudian hari, supaya mereka bisa bertumbuh dan berkembang dengan lebih baik.”

Dr. Yohanes Servatius Lon, MA, selaku Ketua STKIP Santu Paulus Ruteng dalam kesempatan yang sama mengawali sambutan dengan mengajak semua peserta yang hadir untuk mengenang anak-anak yang mengalami nasib yang tidak beruntung, terutama anak-anak yang menjadi korban bom di Surabaya.

Romo John menyampaikan, “Peristiwa bom Surabaya telah menewaskan anak-anak yang tidak berdosa. Bom Surabaya menjadi saksi sejarah kekerasan orang tua terhadap anak-anak. Bom Surabaya menjadi bukti bahwa anak-anak menjadi korban kepentingan orang tua, korban politik kekerasan, korban keyakinan agama yang ekslusif dan diskriminatif.”

Beliau juga memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada Prodi dan peserta lomba atas kegiatan yang sangat berharga.

“Kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan dan kepedulian terhadap anak dan  hak-haknya,” demikian kata Romo John.

Lebih lanjut beliau katakan, “STKIP sangat peduli dengan anak-anak karena 3 hal. Pertama, sesuai dengan kata-kata Tuhan Yesus: siapa yang tidak mencintai anak-anak, dia tidak mencintai Tuhan, anak adalah anugerah Tuhan yang paling besar bagi manusia, anak adalah gambar Allah yang kelihatan. Kedua, anak merupakan aset besar bangsa, sebuah bangsa akan besar bila memiliki sikap besar terhadap anak-anak. Barang siapa tidak bisa bersikap seperti anak-anak dia tidak layak masuk kerajaan Allah. Ketiga, anak adalah mahkota cinta dari orang tua. Melalui berbagai kegiatan yang akan diikuti dalam beberapa hari, kita memberikan perhatian, tanggung jawab dan memberikan yang terbaik pada anak-anak yang kita layani. Melalui kegiatan ini kita semua memberi kebebasam, keadilan, ruang yang cukup kepada anak-anak kita utnuk mewujudkan potensi yg mereka miliki. Dalam kegiatan ini kita sesungguhnya memberikan perhatian, dukungan, keamanan kepada anak-anak yang kita bimbing.”

Setelah menyampaikan sambutan, Romo John membuka kegiatan secara resmi. Kegiatan perlombaan ini akan dilaksanakan selama tiga hari (24-26/5/2018). Hari pertama diisi dengan lomba meronce, tari kreasi bertema, dan senam si buyung.

 

 

Penulis            : Be Palmin

Editor             : Ayu Anwar

Foto-Foto.

Panitia dan Peserta Lomba
Panitia dan Peserta Lomba
Peserta Lomba pada Acara Pembukaan
Peserta Lomba pada Acara Pembukaan
Ketua STKIP Menyampaikan Sambutan Sekaligus Membuka Kegiatan Secara Resmi
Ketua STKIP Menyampaikan Sambutan Sekaligus Membuka Kegiatan Secara Resmi

 

Salah Satu Peserta Lomba Senam Si Buyung
Salah Satu Peserta Lomba Senam Si Buyung
Peserta Lomba Tari Kreasi Bertema dari TK St.Fransiskus Asisi Karot
Peserta Lomba Tari Kreasi Bertema dari TK St.Fransiskus Asisi Karot
Para Juri dan Penonton Tampak Menikmati Penampilan dari Setiap Peserta Lomba
Para Juri dan Penonton Tampak Menikmati Penampilan dari Setiap Peserta Lomba
Peserta Lomba Tari Kreasi Bertema dari TK Dharma Wanita
Peserta Lomba Tari Kreasi Bertema dari TK Dharma Wanita
Peserta Lomba Tari Kreasi Bertema dari TKK St. Gabriel Leda
Peserta Lomba Tari Kreasi Bertema dari TKK St. Gabriel Leda
Peserta Lomba Tari Kreasi Bertema dari TK Bhayangkari
Peserta Lomba Tari Kreasi Bertema dari TK Bhayangkari
Descargar musica