Navigate / search

Mahasiswa Semester 7 Prodi PG PAUD Mengikuti Pembekalan Magang 2

Mahasiswa tingkat 4 semester 7 Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (Prodi PG PAUD) sejumlah 109 orang, mengikuti pembekalan magang 2 di aula Van Roosmalen 12 STKIP Santu Paulus Ruteng pada Senin (15/01/2018). Pembekalan magang ini akan dilaksanakan selama dua hari, terhitung hari ini sampai Selasa (16/01/2018). Pembekalan ini berlangsung dari pukul 07.30 sampai 12.00 WITA.

Tampil sebagai pembicara 1, Dr. Yohanes S. Lon, M.A. yang membahas tentang magang dalam konteks Perguruan Tinggi (PT) khususnya STKIP Santu Paulus Ruteng. Melalui materinya, beliau menyampaikan bahwa magang  dalam konteks PT merupakan kerja yang dilakukan dengan bimbingan orang lain (di bawah pengawasan orang yang sudah berpengalaman).

Romo John melanjutkan, magang merupakan sebuah kesempatan untuk mempraktikkan di dunia nyata apa yang sudah dipelajari. Magang merupakan bagian kurikulum sesuai tuntutan dunia kerja di mana semua calon pekerja harus mampu langsung bekerja. PT harus membina mahasiswa melalui magang terencana, sistematis, terukur, efektif dan akuntabel. Magang sangat penting untuk pembentukan karakter mahasiswa. Selain itu, magang bisa membantu mahasiswa bersaing dengan orang asing. Kemampuan kerja (kompetensi) adalah hal yang utama dalam mendapatkan pekerjaan, bukan hanya ijazah semata.

Mahasiswa peserta magang harus mampu mengaplikasikan semua pengetahuan yang dimiliki. Esensi dari magang dalam kaitannya dengan pendidikan merupakan belajar, kesempatan memperkaya pengetahuan dan keterampilan mahasiswa, menjalin hubungan kerjasama dengan orang-orang di sekolah.

Magang dalam kurikulum STKIP Santu Paulus Ruteng, wajib diikuti oleh semua mahasiswa. Melalui magang mahasiswa semakin mantap dalam kompetensi akademik kependidikan, kompetensi ilmu serta terampil mengembangkan perangkat pembelajaran,

Selanjutnya, Stephanus T. Rahmat, S.Fil., M.Pd. sebagai pembicara 2 membahas tentang magang 2 dalam konteks prodi. Program magang adalah suatu kegiatan belajar  sambil  melakukan (learning  by  doing)  dalam  rangka  pembentukan  pengetahuan,  keterampilan, dan sikap mahasiswa. Magang 2 menurut beliau merupakan tahapan dalam menyelesaikan pendidikan, belajar dengan melakukan, belajar untuk memiliki otonomi diri, mengenali dan memimpin diri sendiri, menemukan sesuatu yang baru, saat merefleksikan sesuatu sebagai bekal ketika menjadi guru kelak.

Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa magang 2  bertujuan   untuk memantapkan kompetensi akademik kependidikan dan kompetensi akademik bidang studi serta memantapkan kemampuan awal calon guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran dan peserta merasakan   langsung   proses pembelajaran dan memantapkan  jati   diri  pendidik dengan menjadi  asisten   guru.

Kegiatan magang bagi mahasiswa/i calon guru merupakan suatu kesempatan untuk mengalami dan mempelajari secara langsung bagaimana nyatanya kegiatan pembelajaran di sekolah. Mahasiswa juga mampu untuk mengembangkan setiap kompetensi yang harus dimiliki seorang guru yaitu kompetensi pedagogik, komptensi profesional, kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial.

Sementara itu pembicara 3, Fransiskus De Gomes, S.Fil., M.Pd. membahas tentang instrumen penilaian magang dan laporan magang. Pak Gomes dalam pemaparannya menjelaskan tentang pedoman pelaksanaan magang 2 bagi prodi PAUD khususnya instrumen penilaian magang dan penulisan laporan. Setiap instrumen penilaian yang harus diisi oleh mahasiswa dijelaskan agar tidak terjadi kekeliruan dalam melakukan kegiatan dan penilaian.

Kesimpulan penting yang diambil moderator  Beata Palmin, M.Pd. berdasarkan materi yang disampaikan oleh para pembicara adalah harapannya magang 2 diharapkan menjadi momen penting untuk menumbuhkan jati diri dan mengembangkan segala potensi sebagai guru PAUD.

Selain memberikan materi, Romo John juga menyampaikan harapannya yakni setelah mengikuti magang 2, mahasiswa lebih berpengetahuan dan lebih berketerampilan. Sedangkan Romo Stef menyampaikan pesan, “mahasiswa hendaknya bisa menjaga sikap, tutur kata, dan cara berpakaian layaknya guru profesional”.

Descargar musica