Implementasi Pembelajaran Berbasis Sentra

Pada hari, tanggal, Sabtu, 22 Oktober  2016,  bertempat di Aula Keuskupan Ruteng, Program Studi PG.PAUD STKIP Santu Paulus Ruteng menggelar Seminar Nasional. Seminar ini dimulai pukul 08.00-13.00.  Seminar Nasional ini didesain dalam bentuk workshop dengan tema Implementasi Pendekatan BCCT dalam Pembelajaran Anak Usia Dini (TK/RA dan KB). Seminar Nasional kali ini menghadirkan pemateri yakni Ibu Misyana, M.Pd selaku Ketua Tim Pembelajaran Sentra HIMPAUDNI Propinsi Jawa Timur. Ibu Misyana, M.Pd bekerja sebagai dosen pada Program Studi PG PAUD Universitas Muhamadiah Jember. Seminar Nasional ini sudah merupakan kegiatan yang pernah dilaksanakan pada tanggal 14 Mei 2016 yang lalu dengan tema yang sama. Dalam kegiatan Seminar Nasional dan Workshop hari ini dikerjakan adalah peserta seminar mampu menghasilkan suatu model pembelajaran dengan pendekatan berbasis sentra. Dalam kerangka itulah, maka kegiatan seminar ini bertujuan untuk membuka ruang refleksi ilmiah bagi para akademisi dan calon akademisi/mahasiswa untuk mengkaji dan mendiskusikan secara khusus topik seminar hari ini.

Ketua Program Studi PG PAUD, Rm Stef Rahmat, Pr menyampaikan terima kasih kepada Ibu Misyana karena bersedia hadir untuk menjadi narasumber dan fasilitator dalam Seminar Nasional dan workshop hari ini. Ibu Misyana di tengah pelbagai kesibukan kerjanya sebagai Ketua  Tim Pembelajaran Sentra HIMPAUDNI Propinsi Jawa Timur rela datang jauh-jauh dari Surabaya dan hadir di tengah-tengah kami untuk berbagai pengetahuan dan pengalaman terkait dengan tema Seminar Nasional  ini.  Kita bersyukur kepada Tuhan, karena Tuhan memberi jalan bagi kita sehingga segala rencana persiapan dan pelaksanaan kegiatan Seminar Nasional hari ini berjalan dengan lancar. Teristimewa Tuhan telah menuntun perjalanan Ibu Misyana dari Surabaya hingga di tempat kita kita.  Kegiatan Seminar Nasional ini masih dalam rangkaian  peringatan  hari Sumpah Pemuda dan terlebih khusus untuk mengisi dan menyongsong Hari Ulang Tahun Prodi PG PAUD STKIP Santu Paulus Ruteng yang ke 3 tahun pada tanggal 25 Oktober 2016. Ada banyak kegiatan yang dilaksanakan untuk menyongsong HUT Prodi PG PAUD. Satu kegiatan inti yang dilaksanakan oleh Program Studi PG PAUD adalah Seminar Nasional. Oleh karena itu, kegiatan  seminar Nasional hari ini bertujuan untuk membuka ruang refleksi-kritis ilmiah bagi para akademisi dan calon akademisi/mahasiswa untuk mengkaji dan mendiskusikan secara khusus topik  Seminar Nasional  ini. Seminar Nasional ini kita buat dalam bentuk workshop dengan mengkaji tema “IMPLEMENTASI PENDEKATAN BCCT DALAM PEMBELAJARAN AUD (KHUSUSNYA KELOMPOK BERMAIN DAN TAMAN KANAK-KANAK). Tema ini tentu sangat strategis untuk kita, baik itu bagi para dosen, para mahasiswa dan para guru TK/PAUD/RA yang sempat hadir. Kita diajak untuk dalami tema ini supaya kita mempunyai bekal pengetahuan yang cukup untuk mengimplementasikan model pembelajaran dengan pendekatan sentra dan lingkaran.  Kita semua mengetahui bahwa pendidikan anak usia dini merupakan pendidikan yang sangat fundamental. Dikatakan demikian karena masa usia dini merupakan masa emas perkembangan anak. Pada masa ini seorang anak harus diberikan stimulasi yang tepat sebagai modal penting bagi perkembangan anak selanjutnya dan mempersiapkan anak untuk masuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Pemberian stimulasi yang tepat bertujuan agar dapat mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki anak, terutama dalam “melejitkan” seluruh potensi kecerdasan anak, penanaman nilai-nilai dasar, dan pengembangan kemampuan dasar dalam diri anak. Ada sejumlah pendekatan yang dapat digunakan dalam pendidikan anak usia dini, diantaranya adalah pendekatan “Beyond Centers and Circles Time (BCCT) atau pendekatan “Sentra dan Lingkaran” yang telah teruji keandalannya di banyak negara. Pendekatan ini bertolak dari asumsi dasar bahwa anak dirangsang untuk secara aktif melakukan kegiatan bermain sambil belajar di sentra-sentra pembelajaran, baik dengan benda-benda dan orang-orang disekitarnya. Dalam bermain anak berinteraksi dengan lingkungannya. Pengalaman bermain yang tepat dapat mengoptimalkan seluruh aspek perkembangan anak, baik fisik, emosi, kognisi, maupun sosial anak. Menurut Barbara T Boowman, dkk (2001), anak-anak yang mengikuti program pendidikan anak usia dini yang terencana dengan baik dan berkualitas dimana tujuan kurikulumnya jelas dan lintas domaian yang terintegrasi, cenderung untuk belajar lebih banyak dan lebih siap untuk menguasai permintaan atau tuntutan yang kompleks dari sekolah formal. Artinya bahwa kegiatan yang kita lakukan hari ini berdampak positif bagi kita semua yang hadir bukan saja untuk menambah kredit point dalam kegiatan kurikuler atau ekstrakurikuler, tetapi terutama membangun wawasan dan penalaran serta membentuk sikap dan cara kerja yang profesional sebagai dosen, pendidik atau guru dikemudian hari. Dengan demikian, apa yang kita lakukan hari ini bukan tanpa makna, tetapi sungguh bermakna yakni untuk mewujudkan idealisme kita bersama untuk terciptanya anak Indonesia yang cerdas, sehat, ceria dan berakhlak mulia dapat terwujud melalui pelbagai bentuk pendidikan yang diberikan sejak masa usia dini.

Kegiatan Seminar Nasional dan Workshop ini dibuka secara resmi oleh Romo Frans Sawan, Pr, Pembantu Ketua III STKIP Santu Paulus Ruteng. Romo Frans menyampaikan sambutan dan membuka secara resmi Seminar Nasional ini mewakili Ketua STKIP Santu Paulus Ruteng. Dalam sambutannya, Rm Frans mengajak para peserta Seminar Nasional untuk mengangkat hati dan budi memuji dan memuliakan nama Tuhan yang berkenan mengizinkan kita menyelenggarakan Seminar Nasional ini dengan tema Implementasi Pendekatan BCCT dalam Pembelajaran Anak Usia Dini (AUD). Pendekatan ini diyakini akan mampu merangsang anak untuk aktif, kreatif dan terus berpikir menggali pengalaman anak sendiri. Karena itu, betapa pentingnya kita belajar bagaimana mengimplementasikan pendekatan ini dalam pembelajaran AUD. Kita patut bergembira dan mengucap syukur karena di tengah kita telah hadir narasumber, Ibu Misyana, M.Pd yang sangat kompeten dan berpengalaman. Mewakili pimpinan sekolah dan segenap keluarga besar STKIP Santu Paulus Ruteng, saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih kepada Ibu Misyana karena Ibu berkenan memenuhi undangan kami serta mau berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan kami hari ini. Saya mengajar para peserta seminar, teristimewa para mahasiswa – para calon guru AUD untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan seminar hari ini secara serius demi memahami secara lebih komprehensif bagaimana mengimplementasikan pendekatan BCCT dalam pembelajaran AUD.

Oleh karena itu, kita perlu menyampaikan terima kasih kepada Ibu Misyana, M.Pd karena telah bersedia menjadi nara sumber dalam kegiatan Seminar Nasional ini. Ibu Misyana akan membantu kita untuk mendalami bersama tema Seminar  ini dengan mensyeringkan pengetahuan dan pengalaman yang dia miliki sebagai Ketua Tim Pembelajaran Sentra di Propinsi Jawa Timur.  Dengan itu, kita akan memperoleh bekal yang berharga melalui kegiatan Seminar Nasional ini untuk kita implementasikan dalam seluruh proses pembelajaran di jenjang pendidikan anak usia dini.

Seminar Nasional ini dimoderatori oleh Bapak Fransiskus De Gomes, S.Fil, M.Pd. Seminar Nasional ini dihadiri oleh Para Guru TK/PAUD yang tersebar di Kota Ruteng. Kegiatan seminar ini menjadi awal untuk kegiatan-kegiatan selanjutnya untuk mengadakan kegiatan pelatihan supaya para guru mampu menerapkan secara benar metode pembelajaran sentra dalam pembelajaran untuk Anak Usia Dini (Rm. Stephanus Turibius Rahmat, Pr – Ketua Program Studi PG PAUD STKIP Santu Paulus Ruteng).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *